Siswa Menyaksikan Langsung Penyembelihan Hewan Kurban di SDN 012 Muhammad Firdaus Samarinda
Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu momen berharga dalam kehidupan umat Islam di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, tradisi penyembelihan hewan kurban menjadi hal yang istimewa dan menjadi pembelajaran mendalam bagi anak-anak tentang keikhlasan, kerelaan berkorban, serta rasa empati kepada sesama. Di SDN 012 Muhammad Firdaus Samarinda, momen tersebut dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan langsung bagi para siswa.
Pada pagi itu, langit Samarinda yang cerah menjadi saksi ketika ratusan siswa berkumpul di halaman sekolah. Mata mereka memandang dengan penuh antusiasme, ada yang gugup, ada juga yang penasaran. Sejumlah hewan kurban yang telah disiapkan, terutama sapi dan kambing, siap untuk disembelih sebagai bentuk pengamalan perintah-Nya.
Proses penyembelihan ini dilakukan oleh para profesional yang telah berpengalaman, tentu saja dengan memperhatikan tata cara yang syar'i. Sebelumnya, siswa diberikan pengarahan singkat tentang makna dan filosofi di balik tradisi kurban ini. Mereka diajak untuk memahami bahwa kurban bukan hanya sekedar ritual, tetapi juga mengandung nilai-nilai luhur yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Melihat langsung proses penyembelihan ini, tentunya memberikan kesan mendalam bagi para siswa. Ada rasa syukur, kebesaran Allah yang mereka rasakan, dan juga empati kepada hewan yang telah menjadi bagian dari persembahan kepada-Nya. Selain itu, momen ini menjadi pelajaran bagi mereka tentang siklus kehidupan, tentang kematian dan juga tentang bagaimana manusia dapat memberikan manfaat bagi sesama melalui sesuatu yang mereka korbankan.
Setelah proses penyembelihan selesai, daging kurban kemudian didistribusikan kepada yang berhak menerimanya. Para siswa diajak untuk turut serta dalam proses pendistribusian ini, sehingga mereka bisa merasakan langsung bagaimana kebahagiaan yang diterima oleh penerima kurban.
Pengalaman ini tentunya menjadi salah satu hal yang tak terlupakan dalam ingatan mereka. Lewat momen-momen seperti ini, SDN 012 Muhammad Firdaus Samarinda berupaya untuk tidak hanya mendidik secara akademis, tetapi juga membentuk karakter siswa agar menjadi individu yang memiliki empati, rasa syukur, dan kesadaran sosial yang tinggi.
Semoga dengan pengalaman seperti ini, generasi muda kita akan tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama dan lingkungan, serta selalu menjadikan setiap momen sebagai sarana pembelajaran yang berharga.







0 comments:
Post a Comment