Penulis: Dewi Kartini dan DinieAnggraeni Dewi
Peserta didik adalah anggota masyarakat, mereka berusaha mengembangkan potensinya melalui cara, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu dalam proses pembelajaran. Dalam hal ini Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dalam pasal 3 menyebutkan bahwa Pendidikan nasional berfungsi meningkatkan kemampuan penuh untuk mengembangkan dan membentuk karakter dan peradaban bangsa yang bermartabat dalam kerangka pembangunan kehidupan intelektual bangsa, hal ini bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi orang yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Untuk mengembangkan potensi peserta didik dan menjadikannya sebagai orang yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab, pendidikan Indonesia haruslah tidak terlepas dari ajaran Pancasila yang menjadi landasan pendidikan di Indonesia. Patut diperhatikan bahwa saat ini banyak pelajar dan anak muda yang rusak secara moral akibat berbagai faktor yang mempengaruhi mereka, antara lain dampak buruk globalisasi, teman, media elektronik yang semakin canggih, narkoba, alkohol, dan dampak negatif lainnya. Keadaan ini sangat memprihatinkan dan memerlukan perhatian khusus, karena mereka adalah generasi penerus bangsa dan mereka akan meneruskan perjuangan generasi tua untuk menegakkan negara Indonesia. Namun, sebelum mereka memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembangunan negeri ini, akhlak dan moral mereka sudah rusak. Tentu, jika negara ini dibangun oleh generasi yang tidak bermoral, tidak akan berkembang. Oleh karena itu, diperlukan pembenahan agar generasi penerus memiliki akhlak dan moral yang baik. Menurut Efendi, Y., & Sa’diyah, H. (2020). Dalam kehidupan bangsa di Indonesia, Pancasila berperan sebagai penyaring perkembangan teknologi.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia harus membekali Pancasila dengan perkembangan dalam kehidupan masyarakat Pancasila, oleh karena itu dalam pelaksanaan dan pengembangan etika perlu dikaji berbagai perkembangan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat luas.. Pancasila juga merupakan penyaring budaya luar yang merasuk ke dalam budaya bangsa Indonesia untuk mencegah penyalahgunaan nilai-nilai Pancasila, khususnya oleh lembaga pendidikan, yang mencerminkan contoh pembinaan moral siswa. Untuk kelangsungan hidup bangsa Indonesia di era globalisasi menuntut kita untuk bekerja keras menerapkan nilai-nilai Pancasila agar generasi penerus bangsa dapat terus menghayati dan mengamalkannya dan Nilai-nilai luhur tersebut selalu menjadi pedoman ideologi bangsa Indonesia. Pancasila memiliki nilai-nilai yang berkaitan erat dengan karakter, yang terlihat dari nilai-nilai Pancasila yang merupakan jati diri masyarakat Indonesia yang memiliki ciri khas dan kekhsanahan pribadi bangsa. Kepribadian bangsa dari niai-nilai luhur Pancasila bangsa Indonesia perlu dilestaikan dengan mewariskan karakter Pancasila kepada generasi muda sebagai pedoman hidup. Tempat untuk mewariskan karakter tersebut salah satunya adalah melalui dunia pendidikan. (Nurizka, R., & Rahim, A. 2020).
Pendidikan Indonesia yang memiliki berbagai jenjang, yang salah satunya adalah pendidikan sekolah dasar, pendidikan sekolah dasar merupakan salah satu jenjang pendidikan yang harus menerapkan nilai nilai Pancasila dalam proses pembelajaran dan semua aspek lainnya. Dengan mengimplementasikan nilainilai Pancasila dari setiap sila dalam pendidikan sekolah dasar. Pengimplementasian Pancasila di Sekolah dasar merupakan jalur pendidikan pembelajaran (psycopedagogial development) sebab penguatan nilai-nilai Pancasila di sekolah adalah tidak terlepas dari kegiatan pembelajaran yang menyangkut tiga aspek, yakni kognitif, afektif dan psikomotor. (Triyanto, T., & Fadhilah, N. 2018).
Dikutip dari: EduPysCouns Jurnal, Vol 3, No 1, Juni 2021,
https://ummaspul.e-journal.id/edupsycouns/article/view/1304







0 comments:
Post a Comment